- Aktor dan pembawa acara Ananda Omesh atau Omesh pernah selamat dari sebuah aksi penyalahgunaan nama orang.
Saat itu Omesh belajar di perguruan tinggi dan sedang mencari makan pagi di daerah Dago.
Seorang korban berkata, 'Saya jatuh dari arah kanan, terdapat banyak motor membawa parang, membawa pecahan botol,' kata Omesh menurut Pagi Pagi Ambyar Trans tv.
"Saya kunci motor saya diambil, saya dipaksa. Pada saat itu waktu itu sedangerras-seraras," jelasnya.
Dalam keadaan kritikal itu, Omesh mencoba berpikir mencari cara untuk meloloskan diri dari situasi tersebut.
Dari dulu saya memang anak seni teater, saya pikir, orang-orang ini bau alkohol, ini orang-orang yang lucu atau mungkin agak bodoh.
"Saya tahu saya itu dengan apa yang kamu butuhkan. Tentang saat ini, tidak ada yang istimewa, tapi ingatlah, semua yang saya tandakan. Anda tidak tahu siapa saya," kata Omesh saat mengingat ancamannya tersebut pada penjahat-langka itu.
Omesh melanjutkan sandiwaranya dengan menyebutkan nama dan klub motor terkenal yang dihormati di Bandung.
"Sedang di mana adiknya Jakot sa Baciro?" tanya Omesh.
"Ada yang bilang, 'Nah, benar-benar adiknya Bambang,' sambil mabuk," lanjutnya.
Takut dengan ancaman yang tersebut oleh Omesh, kelompok motor langsung melepaskan Omesh.
Setelah dilepaskan, Omesh yang masih gemetar di tepi jalan, menghubungi teman untuk meminta bantuan dan menceritakan pengalaman yang dialaminya.
"'Emang lo saudaranya?' Bukan. 'Kamu kenal Bambang?' Tidak. 'Kamu tahu di Brotherhood ada orang Bambang?' Tidak tau, aku hanya berbicara tanpa memikir," pelajari Omesh saat menceritakan pada temannya.
"Bicara Bambang siapa? Si Bambang biasanya orang Jawa, kok-bukan Asep, Dinding, Atang?" jawab Omesh menirukan pertanyaan teman yang membantu dia waktu itu.
Meskipun nyawanya terancam pada waktu itu, Omesh akhirnya mengingat peristiwa itu sebagai sesuatu yang lucu.
"Aku selamat karena adanya duel virtual yang dibuat oleh Bambang," ujar Omesh.
Hindari mengulangi cerita ini. Ini benar-benar sangat aneh.
0 Comments